Warga Bandel Nongkrong Malam-Malam, Petugas Angkut Meja dan Kursi Kafe di Pekanbaru



 Pemerintah Kota Coffe Shop yang dikembangkan oleh anak perusahaan PT KAI tersebut merupakan yang ke sembilan beroperasi deposit game slot online via linkaja. Plt Direktur Utama PT Reksa Multi Usaha, Muhammad Sahli mengatakan, Loko Cofee Shop hadir di Cirebon untuk mengakomodir kebutuhan mobilisasi para pekerja masa kini.

Terdapat workspace atau ruang meeting yang dapat digunakan sembari menikmati sajian khas Loko Coffee Shop. Selain kopi, para pengunjung juga dapat menikmati 21 varian teh terbaik nusantara dengan berbagai khasiatnya untuk kesehatan.telah membatasi aktivitas malam masyarakat sampai pukul 21.00 WIB. Tujuannya menekan penyebaran yang masih tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, masih ada saja masyarakat berkerumun di sejumlah lokasi. Termasuk tempat penjual makanan dan minuman yang masih deposit game slot online via shopee menyediakan bangku untuk masyarakat berkumpul.

Hal ini membuat Tim Yustisi Kota membubarkan kerumunan masyarakat di sejumlah lokasi. Pada umumnya sejumlah warga masih berkumpul di kafe dan penjual kuliner lainnya.

BACA JUGA : 

Melihat Kursi Roda Elektrik Berkendali Joystick Karya ITS Surabaya


Karena tidak masa sosialisasi lagi, petugas menyita kursi dan meja pelaku usaha yang masih membandel. Penyitaan ini dipimipin Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Nandang Mu'min Wijaya, bersama personel TNI, Polri, Sat Pol PP, Dishub dan BPBD Kota Pekanbaru.

Nandang menjelaskan, tim bergerak mulai dari Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Juanda kemudian Jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya ke Jalan KH Nasution, Arifin Achmad, Jalan Soekarno Hatta, Tuanku Tambusai, Jalan Paus, Belimbing, Cempedak hingga Jalan Samratulangi.

"Kami memastikan agar seluruh pemilik tempat usaha, restoran, kafe dan tempat makan agar mematuhi protokol kesehatan dan tidak melayani makan di tempat," kata Nandang.

Nandang menyatakan masih ada tempat penjual makanan ataupun cafe yang masih menerima pengunjung hingga pukul 21.00 WIB. Petugas terpaksa membubarkan mengingat dan meminta masyarakat pulang ke rumah.

"Tim juga terpaksa menyita properti tempat usaha tersebut, seperti kursi, meja dan lainnya sebagai bentuk sanksi tegas kepada pelaku usaha. Barang sitaan dibawa ke kantor Satpol PP," kata Nandang.

Nandang berharap masyarakat Kota Pekanbaru patuh dan menaati himbauan pemerintah, serta mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Salah satu nya adalah menghindari kerumunan, dan tetap di rumah bila tidak ada kondisi mendesak untuk ke luar," sebut Nandang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keunggulan Rotan, Material Furnitur yang Berkelanjutan

Seperti Manny Pacquiao, 3 Bintang Olahraga Ini Berebut Kursi Pemimpin Negara

Ekonom Beberkan Rahasia Pelaku Usaha Bertahan dari Hantaman Pandemi Covid-19